Ada Kasus, Harga Saham BNI Ambon Tidak Gencar
Menanggapi kasus yang terjadi pada
BNI Ambon, Bank BNI menyatakan bahwa itu tidak berpengaruh terhadap harga saham
di Bursa Efek Indonesia (BEI) secara nasional.
“Kalau berkaca dari kasus BNI Ambon
ini sebenarnya secara nasional tidak ada permasalahan atau pengaruh langsung.
Karena di bursa efek kan kita lihat skala perusahaan BNI-nya dan dari bursa
efek belum ada urgensi untuk haruskah minta penjelasan langsung dari BNI 46
atau apa. Ini mungkin masalahnya masih sebatas di cabang jadi dari sahamnya
sendiri tidak ada masalah,” tukas Alberto Dachi, kepala BEI perwakilan Maluku
seperti yang dilansir dari laman Mimbarrakyatnews (15/11).
Kalau harga saham turun diakui Berto,
lebih ke sektoral. Sebab beberapa saham perbankan secara umum ini memang lagi
turun harga sahamnya. Tapi kalau untuk pergerakan harga saham, tidak
mempengaruhi secara langsung dari BNI Ambon.
“Mungkin lebih ke keadaan saja.
Kondisi ekonomi itu kan kemarin sempat ada penurunan suku bunga juga gitu kan,
mungkin secara jangka pendek di sektor perbankan lagi sedang turun tapi nanti
biasanya secara jangka panjangnya khan bisnisnya akan pulih lagi,” ungkapnya.
Dirinya lantas menghimbau kepada para
investor agar jangan terlalu panik menanggapi berita-berita seperti yang kasus
pembobolan BNI Ambon karena tidak terkait harga saham. Kalaupun ada
permasalahan apapun, dari bursa efek pasti akan meminta penjelasan langsung
kepada BNI pusat.
“Tidak ada pengaruh secara signifikan
baik penurunan atau peningkatan, masih normal-normal saja karena kita kan
pergerakan sektornya beda, pasar modal dan perbankan. Jadi investor tidak usah
panik lah. Sampai sekarang nggak ada urgensi seperti itu bahkan tidak ada
suspensi perdagangan saham dan lainnya. Karena ini sifatnya mungkin lebih ke
permasalahan di cabang. Kalau investor yang punya saham anjurannya jangan
terlalu panik berlebihan menanggapi. Tetap tenang, sebab semua aman,” tutupnya.
Sumber: mimbarrakyatnews.com

Komentar
Posting Komentar