Yuk Bunda Perhatikan Pertumbuhan Sang Anak, Agar Tidak Obesitas
![]() |
| Sumber: google.com |
Menurut penelitian Howard University, obesitas meningkat 54
persen di antara anak-anak muda dan 39 persen di kalangan remaja dalam beberapa
tahun terakhir. Menurut Howy, 15 persen dari semua anak kecil dan 20 persen
dari semua remaja diklasifikasikan sebagai obesitas. Hal ini menunjukkan
tingkat pertumbuhan yang bisa disebut epidemi.
Layanan Kesehatan Masyarakat Amerika Serikat (AS) baru-baru
ini melaporkan hasil survei anak-anak sepertiga dari semua anak sekolah dasar
usia 6 sampai dengan 9 tahun yang mengambil pendidikan jasmani setiap hari.
Menurut survey lainnya, kurang dari 40 orang tua berolahraga
dengan anak-anak mereka setiap minggu. Akan tetapi, hampir tidak ada dari
mereka yang tahu cara mengobati obesitas di masa kecil. Hal ini seharusnya
diatasi dengan melakukan banyak olahraga yang tepat dan terlibat dalam
aktivitas fisik dibanding menghabiskan banyak waktu menonton televisi atau
menjelajahi internet.
Sesuai fakta, 80 persen anak gemuk menjadi orang dewasa gemuk
pula, menderita masalah fisik dan psikologis. Lantas, dimana letak kesalahan
kita dan bagaimana cara mengatasi obesitas pada anak?
Kita sebagai orang dewasa sebenarnya bisa memberikan contoh
yang lebih baik jika kita memang ingin anak terhindar dari obesitas. Caranya
yaitu memperhatikan diet keluarga dengan cermat, kita bisa menghilangkan
makanan yang tinggi kalori, lemak, dan garam.
Camilan bisa Bunda ganti dengan memberi kacang-kacangan, buah
berry, dan biscuit yang terbuat dari gandum. Selain itu, perawatan obesitas
pada anak membutuhkan upaya bersama. Ketika kebiasaan buruk sudah tertanam
sejak kecil, mengubahnya bisa menjadi pekerjaan yang agak rumit.
Akan tetapi, mendorong anak-anak untuk lebih aktif jauh lebih
mudah. Ini bias dimulai dengan latihan yang sangat sederhana dan mudah misalnya
mematikan komputer atau televisi. Anak-anak perlu terlibat dalam permainan yang
membutuhkan aktivitas fisik. Mereka seharusnya tidak diizinkan menjadi pecandu
komputer yang tidak aktif dengan risiko kesehatan fisik dan kesejahteraan
mereka.
Sumber: akurat.co
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2442074/original/079612700_1542973583-hindari-kegemukan-pada-bayi-dan-balita-dengan-tips-ini.jpg)
Komentar
Posting Komentar