Spotify Indonesia Akan Hadirkan Sistem Monetisasi Podcast

Sumber: google.com


Podcast tengah menjadi salah satu platform Digital yang Banyak digandrungi saat ini. Sayangnya bisnis di media alternatif tersebut belum didukung dengan layanan monetisasi di Tanah Air.

Founder saluran Podcast Box2Box Pangeran Siahaan mengatakan sistem monetisasi di Podcast sebenarnya sudah tersedia. Seperti di Amerika Serikat dimana konten podcast sudah disisipkan iklan yang kemudian pemilik salurah bisa mendapatkan uang dari iklan tersebut.

"Udah ada programmatic revenue-nya, yang mana di Indonesia belum di buka," ungkapnya.

Namun, dia meyakini dalam waktu dekat sistem monetisasi tersebut akan segera hadir di Indonesia. Sebut saja Spotify, pihak ketiga penyedia layanan Podcast yang kabarnya tengah berencana mengimplementasikan sistem tersebut di Tanah Air.

"Boleh di konfirmasi ke pihak Spotify-nya, mungkin mereka akan mengimplementasikannya dalam waktu dekat," ujarnya ketika ditemui wartawan, Kamis (4/10/2019).

Spotify  sendiri saat ini, lanjut dia, menjadi platform yang paling banyak digunakan oleh para pelaku podcast di Tanah Air.

Senada dengan Pangeran, Founder saluran Podcast Do You See What I See, Mizter Popo mengatakan Spotify akan mendatangkan beberapa perwakilannya ke Indonesia, untuk melihat dan mempertimbangkan sistem monetisasi Podcast di Tanah Air.

"Ketika itu terjadi teman-teman diharapkannya sudah siap dari sekarang, pas nanti mereka datang," jelasnya.

Menyoal pertumbuhan podcast yang cukup pesat, Pengeran menilai hal ini bukan sekadar tren sesaat yang kemudian menghilang. Melainkan menjadi pilihan baru untuk mengkonsumsi konten media, sekaligus ceruk baru untuk menghasilkan uang.

"Kan selalu ada pertanyaan, Podcast tuh ada duitnya ga sih, ya ada. Cuma yang harus dipahami sekarang adalah mekanismenya belum ada," ungkapnya.

"Keuntungannya ya lebih tinggi sedikit dari iklan radio lah pokoknya," tambah Pangeran

Saat ini, keuntungan dari industri Podcast memang belum semencolok media lainnya. Karena Podcast sendiri termasuk Platform baru di Indonesia, yang mana para pelakunya masih dalam fase trial and eror.




Sumber: akurat.co

Komentar

Postingan Populer