Pria London Ini Ditangkap Karena Menghindari Kamera Facial Recognition
![]() |
| Sumber: google.com |
Selain memiliki manfaat, penggunaan teknologi facial
recognition di ruang publik juga ternyata bisa membuat orang merasa tidak
nyaman. Baru-baru ini, di kota San Francisco bahkan telah resmi melarang sistem
pengenalan wajah ini karena adanya alasan privasi.
Lain halnya dengan London, pihak kepolisian setempat sudah
melakukan uji coba penerapan teknologi pengenalan wajah. Mengutip laporan The
Independent, Kamis (16/5), seorang pria ini ditangkap karena berusaha untuk
menutupi wajahnya saat berjalan melewati kamera facial recognition.
Seorang saksi mengatakan kalau pria tersebut menarik bagian
atas jaketnya untuk menutupi sebagian wajahnya, lalu berjalan dan melewati
kamera. Tidak ada yang mencurigakan dari tindakannya yang hanya berusaha
menjaga privasinya. Namun, tidak dengan kepolisian yang tampaknya tidak senang
dengan hal tersebut.
Pria ini pun ditangkap dan dimintai identitas tersebut jelas
tidak senang dengan tindakan polisi itu. Marah, si pria bertindak agresif yang
menyebabkan dirinya dijatuhi denda sebesar 90 euro atau sekitar Rp1,4 juta.
“Petugas menghentikan seorang pria yang terlihat bertindak
mencurigakan di pusat kota Romford. Setelah dihentikan, pria itu menjadi
agresif dan mengancam petugas," kata juru bicara kepolisian setempat.
Sumber: akurat.co

Komentar
Posting Komentar